|
Bekasi
Sedikitnya Seribu Buruh Libur Akibat Banjir
Senin, 07 Maret 2005 | 11:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan berskala besar, seperti Mega Hypermall di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, sampai perusahaan-perusahaan kecil terganggu akibat banjir Kali Bekasi pada Minggu (6/3). Sedikitnya 1000 buruh pusat belanja di Mega Hypermall diliburkan. "Ada lebih seribu buruh yang kerja di sini, tempat ini sementara ditutup," kata petugas keamanan, Irsad, pada Senin, (7/3).
Kebijakan meliburkan seluruh buruh ini sudah berlangsung dua hari ini. Sebab, bagian tempat parkir dan sebagian besar kios-kios di lantai pertama gedung itu terendam air. Pihak pengusaha, kata Arsad, menutup sementara seluruh aktifivas bisnis.
Sampai kapan kegiatan dihentikan, Irsad tidak mengetahuinya. Yang pasti, kata dia, ketika situasi dan kondisi di kawasan itu sudah normal, kegiatan akan dikembalikan seperti sediakala. "Belum tahu sampai kapan, sekarang ini masih ada genangan air, sepertinya masih lama," kata dia.
Di gedung Mega Hypermall atau dikenal sebagai Giant itu terdapat puluhan tempat usaha, seperti Borobudur Dept Store, sentra-sentra telepon selular, Pizza Hut, KFC, dan Rimo. Di empat pintu masuk gedung terpasang papan pemberitahuan bahwa mall itu tutup sementara.
Belum diperoleh informasi jumlah kerugian yang diderita pengusaha yang berbisnis di sana. Tempo yang hendak melihat situasi dalam gedung tak diijinkan masuk. "Tidak boleh masuk, boleh lihat dari sini saja," kata Irsad.
Dari pemantauan Tempo, di lokasi tempat parkir di lantai paling bawah, air setinggi dua meter masih menggenang. Belasan pompa air berukuran besar difungsikan untuk menyedotnya. Puluhan petugas kebersihan terlihat sibuk mengoperasikan alat-alat penyedot itu.
Direksi Giant Hypermall belum dapat dihubungi. Menurut petugas keamanan bernama Tamba, saat ini seluruh semuanya sedang sibuk. Pintu-pintu dijaga ketat oleh petugas keamanan gedung dibantu petugas berseragam loreng-loreng. Beberapa buruh terlihat duduk-duduk di teras.
Siswanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|