Lima Bulan Rumah Warga Kebanjiran
Selasa, 08 Maret 2005 | 19:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sudah lima bulan ini, ratusan rumah yang dihuni ribuan jiwa di Kampung Kamal Malang, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, terendam air. Air tidak kunjung surut karena tidak ada tempat pembuangan. Drainese yang ada telah rusak tidak bisa digunakan. Ketinggian air mencapai 60 senti meter lebih, bahkan jika hujan turun ketinggian air mencapai 1 meter lebih.
Perkampungan yang terdiri dari 450 kepala keluarga atau 5000 jiwa ini hanya pasrah dan menunggu tindak lanjut dari pemerintah. Banjir itu terjadi sejak hari raya Idul Fitri 1426 Hijriah lalu, November 2004. Air tak mau surut karena diperkampungan itu sama sekali tidak ada saluran pembuangan.
Ketua RT setempat, Marsuki, menuturkan, terendamnya perkampunga mereka ini sejak awal musim penghujan atau lima bulan lalu. Menurutnya, air tak kunjung surut dan
semakin bertambah jika hujan turun. "Hujan dua jam saja, air sudah naik dan masuk kedalam rumah," ujar ketua RT 01 ini kepada Tempo. Menurut Marsuki, sekitar tiga RT yang berjumlah 45O kepala keluarga rumahnya terendam.
Menurutnya, hingga kini belum ada upaya atau bantuan penanggulangan dari pihak manapun karena keberadaan mereka kurang terlihat dari luar. Lokasi perkampungan seluas 6 hektar ini terletak dipingir laut dan berbatasan langsung dengan Desa Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Jalan masuk menuju perkampungan ini dari Tangerang, melalui gang kecil dari jalan Raya Dadap.
Joniansyah-Tempo





