2.500 Penduduk Jakarta Menderita TBC
Selasa, 15 Maret 2005 | 15:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Asisten Kesehatan Masyarakat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Rohana Manggala menyatakan sekitar 2.500 penduduk di Jakarta menderita penyakit tuberculosis (TBC).
Dari jumlah itu, "1.900 orang dewasa dan 600 anak-anak," ujar Rohana di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/3).
Ia mengklaim DKI Jakarta termasuk daerah terbaik dalam mendeteksi TBC karena mampu mendeteksi sekitar 51 persen penderita dari seluruh penduduk yang diduga.
Ia menjelaskan, penderita TBC di DKI memperoleh pengobatan gratis. Dana pengobatan TBC berasal dari bantuan lembaga swadaya masyakarat, Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan bantuan luar negeri.
Rohana menjelaskan, akhir Maret ini rencananya Pemerintah DKI akan membuat poliklinik TBC di Jakarta Utara. Pemda DKI telah menerima dana dari Belanda sebesar Rp 45 juta untuk membangun poliklinik itu.
Rencana ini dibenarkan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Kendati begitu, ia mengatakan tanah yang akan dibangun poliklinik masih ada penghuni liar. Sehingga, "Harus kami tertibkan," ujarnya.
Eworaswa





