Harga Minyak Tanah di Bekasi Melambung

Selasa, 15 Maret 2005 | 16:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga minyak tanah di tingkat pengecer di Kota Bekasi melambung. Para penjual rata-rata menjual dengan harga Rp 1.400 sampai Rp 1.500 per liter. Meski demikian, belum ada keluhan kelangkaan minyak tanah. "Harganya sudah naik seminggu terakhir ini," kata pengusaha makanan siomay, Mamat, di Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.

Akibat kenaikan harga minyak tanah itu, kata Mamat, ia juga menaikkan harga jual siomaynya. Semula Rp 2500, sekarang Rp 3 ribu per porsi makanan. Sehari-harinya, Mamat menggunakan bahan bakar itu untuk memasak. Selain itu, untuk minyak tanah disediakan untuk 15 anak buah yang jualan eceran siomay dengan sepeda onthel.

Selain Mamat, penjual warung tegal di dekat Rumah Sakit Mitra Keluarga juga mengatakan, sekarang ini, harga beli dari agen atau depot minyak tanah rata-rata 1.200 per liter. "Kalau dari agen sudah naik begitu, pasti kita juga naikkin lagi," kata Sri Hartini, pedagang warung tegal. Dia tidak kesulitan memperoleh minyak tanah.

Penjual eceran minyak tanah di toko kelontong Perumnas 1 Kelurahan Kayuringin Jaya juga mengatakan, sekarang ini, setiap kali kulakan minyak tanah di agen Jalan Tawes, harga perliternya Rp 1.200. "Kita jualnya Rp 1.400 perliter ya, kita kan mencari untung juga," kata pedagang itu.

Karena ada perhitungan keuntungan itu, agen atau depot minyak tanah juga sedikit-sedikit menaikkan sendiri. Menurut seorang agen di Jalan Tawes Kelurahan Kayu Ringin, tidak mau berterus terang soal harga minyak tanah. "Enggak, harganya di bawah Rp 1.200, emangnya kenapa, kita engga naikin, biasa," kata dia bersungut-sungut.

Namun, menurut sejumlah pedagang di sekitar agen resmi minyak tanah yang ditemui Tempo, Selasa (15/3), mengatakan, setiap liternya, dijual Rp 1.200. Para pedagang eceran maupun pedagang tidak mengerti alasanan kenaikan harga minyak tanah itu.

siswanto

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :