Pemusnahan Daging Ilegal Terhambat Dana

Jum'at, 18 Maret 2005 | 17:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Puluhan kontainer berisi daging hasil impor ilegal masih menumpuk di kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT) I dan JICT II Tanjung Priok. Daging busuk itu belum dimusnahkan karena terhambat dana.

"Kami sudah menyurati pelayaran-pelayaran yang mengangkut kontainer itu untuk meminta bantuan dana pemusnahan," kata Farah, staf di Badan Karantina Hewan Tanjung Priok, Jumat (18/3).

Menurut Farah, untuk memusnahkan 24 kontainer daging busuk itu diperlukan dana sekitar Rp 243 juta. Karena belum ada yang mau menyediakan dana, pemusnahan daging diperkirakan molor lagi. "Kalau bisa memang secepatnya. Tapi, kalau belum ada dananya, ya masih menunggu," ujarnya.

Juru bicara PT Pelindo II, Hambar Wiyadi, mengatakan, keberadaan puluhan kontainer itu merugikan pengelola pelabuhan. "Itu memang sangat mengganggu." Maklum, Selain karena bau, pengelola pelabuhan juga harus mengeluarkan tenaga untuk pengawasan dan pengawetan.

Dian Yuliastuti-Tempo






Komentar Anda

Kirim