Mulai April, Pedagang Kakilima di Glodok Dipindah

Senin, 21 Maret 2005 | 01:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 2.000 pedagang kakilima di wilayah Glodok dan Pancoran segera dipindahkan
ke beberapa pasar yang ada di Jakarta Barat. Menurut Camat Taman Sari, Jakarta Barat
Arifin, pemindahan itu dilakukan karena keberadaan mereka sudah dianggap mengganggu dan
menyalahi peruntukan tempat. "Di dua daerah itu sebenarnya buat pedestrian. Namun sekarang,
banyak tempat untuk masyarakat berjalan-jalan, tapi digunakan oleh pedagang kakilima, yang
jumlahnya mencapai 2.000 pedagang. Paling tidak, akhir April ini, mereka sudah pindah ke
beberapa pasar yang ada di Jakarta Barat," katanya, kepada Tempo, Minggu (20/3).

Beberapa tempat yang sudah disiapkan untuk menampung pedagang kakilima itu, antara lain
Pasar Perniagaan, Pasar Pagi Asemka, dan Pasar Mitra Jembatan Lima. Arifin mengaku sudah
melakukan pendekatan dengan beberapa koordinator pedagang kakilima di sana. "Dan mereka
mengatakan bersedia dipindahkan," ujarnya.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pendekatan dengan para pengelola pasar-pasar tersebut
untuk membicarakan masalah teknis penempatan. Dia berharap agar para pengelola pasar bisa
memberikan kemudahan bagi pedagang kakilima. "Mereka (para pengelola pasar) sudah siap
menampung. Tetapi teknisnya, seperti jumlah kapasitas, jumlah biaya sewa, jenis barang
yang dijual, dan yang lainnya masih kami susun," ungkapnya. Arifin juga mengaku sedang
mendekati pihak Bank DKI, agar mau memberikan bantuan dana, berupa pinjaman pada pedagang
kakilima ini.

Raden Rachmadi -Tempo






Komentar Anda

Kirim