Polisi: Penembakan di Rumah Jaksa Bukan Teror
Senin, 21 Maret 2005 | 15:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mathius Salempang menegaskan, kasus penembakan petugas keamanan di rumah Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus pada Sabtu (19/3) lalu bukan teror. “Kasus ini murni pencurian,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/3).
Menurut dia, polisi yakin berdasarkan analisa modus operandi yang dilakukan penembak, sebenarnya pelaku tidak tahu kalau itu rumah pejabat. Salempang memperkirakan, pelaku masuk ke teras rumah jaksa karena melihat dua unit mobil yang parkir di depan teras garasi.
Selain itu, dia menambahkan, pelaku juga melihat kalau pintu gerbang rumah itu tidak dikunci. “Jadi yang diincar dua mobil,” ujarnya sambil mengatakan, bagi pelaku yang penting bukan rumah pejabat, tapi yang didatangi itu mewah atau tidak.
Salempang juga mengatakan, ada dua kasus pencurian dengan modus operandi serupa yang pernah dia tangani.
Dua kasus tersebut diakuinya belum terungkap.
Tembakan penjahat itu melukai bagian lambung kiri
Gunawan Jauhari, 48 tahun. Korban bersama Stanly, teman jaga, berusaha mengejar ketika penjahat hendak masuk rumah jaksa.
Raden Rachmadi/Indriani Dyah S-Tempo





