|
Lebih Dari 1.500 Jemaah Ikuti Misa Khusus di Gereja Katedral Jakarta
Minggu, 03 April 2005 | 16:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lebih dari 1500 jemaah katholik dipastikan akan mengikuti misa khusus di Geraja Katedral Jakarta pukul 17.00 WIB hari ini (Minggu, 3/4) untuk mendoakan wafatnya Paus Johanes Paulus II. Paus wafat sekitar pukul 02.27 WIB dinihari.
Menurut Pastor Kepala Paroki Katedral Jakarta, RM Wisnumurti SJ, kemungkinan lonjakan jemaat diakibatkan karena misa akan dipimpin langsung Uskup Agung Jakarta Julius Kardinal Darmaatmadja SJ. "Karena sudah diumumkan, bisa jadi banyak paroki lain yang datang kesini," kata Wisnu kepada Tempo di kantornya, Jakarta, Minggu (3/4). Dia menambahkan, pada misa pukul 09.30 dan pukul 10.30 WIB pagi tadi jemaah mencapai sekitar 1.200 orang. "Tadi sampai keluar segala."
Kendati demikian, Wisnu menyatakan, peningkatan intensitas doa untuk Paus telah dilakukan sebelum ia meninggal. Bahkan, sepanjang hari Minggu ini, seluruh misa selalu menyertakan doa untuk Paus. Jadwal misa di Katedral sendiri terdiri dari misa harian setiap pukul 06.00, 18.00 WIB, sedangkan hari Sabtu pukul 18.00 WIB. Khusus hari Minggu, terdapat enam kali misa yakni pukul 06.00, 07.30, 09.00, 10.30, 17.00, serta 19.00 WIB. "Hanya jam 17.00 WIB nanti ada khusus karena yang memimpin Uskup Agung Jakarta," katanya.
Selain misa khusus pada pukul 17.00 WIB, terdapat pula misa khusus hari Selasa (5/4) mendatang sekitar pukul 18.00 WIB. Misa ini akan dipimpin langsung oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia-Timor Leste Uskup Agung Malcolm Ranjith.
Lebih lanjut Wisnu menjelaskan, Gereja Katedral Jakarta tidak akan mengirimkan perwakilan khusus ke Vatikan. Namun, perwakilan langsung terdiri dari para Kardinal. Itupun hanya untuk mempersiapkan pemilihan Paus baru. "Biasanya dalam jangka waktu dua minggu dari sekarang," katanya.
Sementara itu, salah seorang Putra Altar Gereja Katedral Andrew Sutedja mengatakan, Gereja Katedral bisa menampung sekitar 1000 Jemaah. Namun, rencana misa khusus oleh Uskup Agung Jakarta kemungkinan akan meningkatkan jemaah dari paroki lain. Menurut dia, Keuskupan Jakarta memiliki sekitar 56 Paroki. "Kemungkinan perwakilannya akan datang nanti sore," kata dia.
Paroki adalah suatu daerah atau kawasan semacam distrik dibawah Keuskupan yang dikepalai oleh seorang Pastor. Setiap Paroki ini membawahi beberapa Wilayah. Sementara Wilayah membawahi lingkungan. Lingkungan ini terdiri dari setiap warga yang beragama Katholik.
Dia menambahkan, intensitas doa untuk Paus mulai ditingkatkan sejak hari Jumat (1/4) kemarin. Namun, dia mengaku sempat terjadi kebingungan pada jemaah akibat berita yang simpang siur tentang kondisi pemimpin umat Katholik sedunia itu.
Berdasarkan pantauan Tempo, belum ada peningkatan jumlah jemaah Katholik yang datang ke Katedral. Suasana masih relatif lengang. Nampak beberapa orang duduk-duduk di bangku taman sembari bercengkerama dengan yang lain.
Dari beberapa orang yang ditemui, mereka menyatakan tidak sedang menunggu misa khusus. "Saya sedang menunggu anak saya yang mengikuti Mistinar (pelatihan membantu Pastor)," kata David Kusmanto, 44 tahun, warga Pasar Baru, Jakarta Pusat yang juga merupakan jemaah tetap Katedral. Kendati begitu, dia mengaku tidak akan mengikuti misa khusus pukul 17.00 WIB. Alasannya, ia telah mengikuti misa pada pagi harinya.
ewo raswa
INDEKS BERITA LAINNYA :
|