Bentrok Betawi-Banten Lukai Enam Orang

Senin, 04 April 2005 | 11:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bentrokan antara Front Betawi Rempug (FBR) dan Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Minggu (3/4) sekitar pukul 19.30 WIB melukai enam orang dari kelompok Banten.

Kejadian yang berlangsung di Jalan Pelita, Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara ini dipicu oleh masalah pendirian posko di lokasi tersebut. FBR yang merasa sudah lebih dahulu mendirikan posko di tempat tersebut, menolak apabila BPPKB juga mendirikan pos di situ. Namun, BPPKB tetap datang ke lokasi dan akan membuat posko di tempat itu.

Keributan antar kedua kelompok tidak dapat dihindari. Akibatnya enam orang dari kelompok Banten mengalami luka bacok dan harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka adalah E. Akhyar, 39 tahun, yang mengalami luka bacok pada punggung dan tangan kiri, Muslih, 47 tahun, yang mengalami luka bacok pada kepala, muka, dan kedua tangan, Budiman, 27 tahun, mengalami luka bacok pada muka, tangan kanan, dan pelipis, Suhana, 46 tahun, mengalami luka bacok pada kepala, pelipis kiri dan kanan, S. Dianto, 43 tahun, luka bacok pada kepala dan tangan kanan, serta, Sulni, 21 tahun, memar mata kiri. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rumah Sakit Islam, dan Rumah Sakit Puri Medika.

Bentrokan tersebut dapat dikendalikan oleh aparat Polres Jakarta Utara. Aparat menahan barang bukti berupa tiga unit kendaraan roda dua.

Indriani






Komentar Anda

Kirim