Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Polda Evaluasi Bangunan Polsek
Selasa, 05 April 2005 | 14:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polda Metro Jaya meningkatkan evaluasi terhadap kelayakan bangunan Polsek di wilayah Jakarta. "Sudah berjalan, sudah dibentuk tim oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda)," jelas Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Firman Gani kepada wartawan, Selasa (5/4).

Firman mengatakan evaluasi tersebut sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang sudah dilakukan. Namun, berkaitan dengan kaburnya tujuh tahanan dari Polsek Bojong Gede, Sabtu (2/4) lalu, yang ditengarai karena tuanya umur bangunan, maka evaluasi ini ditingkatkan. "Karena kaburnya tujuh tahanan tersebut merupakan peringatan bagi kita," ujarnya.

Kepala Biro Logistik Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bambang Kuncoko, menjelaskan bahwa dalam lima tahun ke depan sudah ada program dari Polda Metro Jaya untuk merenovasi total bangunan-bangunan yang tidak standar. "Baik markas kesatuan termasuk Polsek maupun rumah dinas, agar semua penghuninya layak menggunakan," jelas Bambang.

Bambang menjelaskan bahwa standarisasi Polsek di antaranya adalah meletakkan ruang tahanan di lantai tiga. Konstruksinya sendiri mempunyai spesifikasi teknis tertentu, di antaranya pintu harus terbuat dari besi dan dilapisi jaring-jaring kawat, jendela besi tidak boleh selebar manusia, dan berada di lantai tiga. "Kalau di lantai tiga itu kan berarti lantainya dari beton, cor bertulang," ungkapnya.

Indriani

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara/ pasukan anti huru hara/ PHH Kostrad berjaga-jaga saat protes badan eksekutif mahasiswa/ BEM se Indonesia di depan Istana Negara, Jakarta, 12 Maret 2001.  Foto: Bernard Chaniago/ TEMPO. Massa PDI pro Megawati Soekarnoputri duduk di depan deretan polisi anti huru hara/ PHH saat mimbar bebas di depan kantor PDI Jalan Diponegoro, Jakarta, 1996 [ Dok. TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/387/1996; 20010228].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tersangka Penganiaya Sebastian Bisa Diancam Pasal Berlapis
Tahanan Itu Menggali Dengan Garpu Makan
Mengaku Utusan PBB, Tipu Rp 2,5 Milyar
Rasio Polisi dan Masyarakat 1:700
Polisi Tetap Segel SPBU Pengoplos BBM
Dua Kali Beri Obat Kadarluarsa, Seorang dokter dilaporkan ke Polda
Polda Metro Jaya Turunkan 16 Ribu Personil Amankan Paskah
Summitmas Tower Diancam Bom
Polisi Diduga Larikan 4 Mobil Sewaan
Terjadi Penembakan di Depan Rumah Dinas Jampidsus
> selengkapnya...


Referensi

Profil Kapolda Metro Jaya

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Situs Anti-Narkoba Polda Metro Jaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data