Gusti Randa Minta Restu Gus Dur

Kamis, 07 April 2005 | 16:48 WIB

TEMPO Interaktif, Depok:

Gusti Randa, salah satu artis yang belakangan aktif sebagai pengacara, ikut meramaikan daftar nama kandidat bakal calon walikota dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Depok yang akan berlangsung tanggal 26 Juni 2005 mendatang. Untuk memperkuat peluangnya, Gusti Randa telah menemui tokoh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdurrahman Wahid atau dikenal sebagai Gus Dur. "Tadi pagi saya sudah bertemu Gus Dur meminta restu," katanya kepada Tempo, Kamis (7/4).

Saat pemilihan umum tahun 2004 lalu, Gusti adalah calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kini, dalam pemilihan di Depok, dia memilih bergabung dengan beberapa artis lain sebagai kandidat calon walikota dari Koalisi Politik Masyarakat Depok (KPMD) yang dimotori oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Dalam kelompok ini, selain Gusti, tercatat nama artis seperti Rano Karno, dan Dede Yusuf. “Kami telah meminta kesediaan mereka untuk mengikuti verifikasi sebagai calon walikota dan wakil walikota dari KPMD,” kata wakil ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN, Sutikno, Kamis (7/4). Gusti mengaku telah membalas surat itu sebagai tanda kesediaannya. "Tapi persyaratannya menyusul," kata dia.

Jika didukung PAN, mengapa minta restu tokoh PKB? Menurut Gusti, kedatangannya menemui Gus Dur adalah karena memandangnya sebagai tokoh besar. "Bukan berarti saya langsung meminta agar PKB mendukung saya," kata Gusti. Dia pun tahu, PKB Depok telah mendukung Badrul Kamal sebagai calon walikota. Meski demikian, Gusti sangat berharap PKB mau mendukungnya. "PKB kan mendapat dua kursi di legislatif. Alangkah baiknya kalau mengajukan calon sendiri dengan berkoalisi dengan partai lain. Bukan mengusung calon dari luar," katanya.

Ihwal pertemuannya dengan Gus Dur, menurut Gusti, mantan presiden itu belum memberi jawaban. “Waktu saya datang, dia buru-buru mau ke Kedutaan Besar Vatikan. Tapi beliau sudah tahu maksud saya," katanya. Gusti optimistis dalam dua atau tiga hari mendatang akan memperoleh jawaban dari Gus Dur.

Gusti, yang sudah sembilan tahun menjadi warga Sawangan, Depok, menyatakan kesediaannya menjadi calon karena merasa Depok perlu pemimpin muda berpemikiran inovatif. "Orang muda harus mau bersaing. Dan saya siap menjadi walikota, bukan wakil walikota," kata Gusti.

Secara terpisah, Ketua Dewan Syuro PKB, Ahmad Damanhuri, menyatakan, bahwa restu dari Gus Dur kepada siapa pun tidak mempengaruhi komitmen DPC PKB Depok yang mendukung Badrul Kamal. "Pilkada kan gawenya cabang. Pusat tidak berhak intervensi. Kami akan tetap mendukung Badrul," kata Ahmad.

Suliyanti Pakpahan

TOPIK






Komentar Anda

Kirim