Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Busway II dan III Dipastikan Berbahan Bakar Gas
Jum'at, 08 April 2005 | 18:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bus-bus cepat di jalur khusus (busway) koridor II dan III berbahan bakar gas. Untuk itu, Pemerintah DKI meneken nota kesepahaman dengan Pertamina dan Perusahaan Gas Negara di Jakarta, Jumat (8/4).

Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mengatakan, bahan bakar gas dipakai untuk menekan tingkat pencemaran udara di Jakarta. Maklum, saat ini Jakarta berada pada peringkat ketiga kota tercemar di dunia setelah Mexico City dan Bangkok. "Hampir 80 persen pencemaran udara di Jakarta disebabkan bahan bakar minyak dan solar dari kendaraan bermotor," kata Sutiyoso.

Menurut Sutiyoso, semua koridor busway, hingga koridor XIII, rencananya akan memakai bahan gas. "Gas juga akan menular ke kendaraan dinas polisi," kata Sutiyoso.

Direktur Utama Pertamina, Widya Purnama, menyatakan dukungannya atas program pemakaian bahan bakar gas. Namun, menurut Widya, memasok gas untuk semua kebutuhan di Jakarta bukan tanpa masalah. Sejak 1987, Pertmina telah membangun 28 unit stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBBG) untuk seluruh Indonesia. Saat ini, yang beroperasi tinggal 11 unit. Hal itu terjadi antara lain karena tingginya biaya operasi dan mahalnya alat kompresor SPBBG. "Tapi, kami akan terus berusaha," kata Widya.


Untuk sementara, jalur yang akan dilalui pipa gas dibagi dua: wilayah barat dan timur. Di Barat, daerah yang akan dilalui jaringan pipa gas adalah Muara Karang, Jembatan III, Daan Mogot, dan Rawa Buaya. Ini untuk busway koridor II. Di timur, pipa gas akan melalui Yos Sudarso, Kelapa Gading, Pondok Ungu, Kerawang, dan Bekasi. Ini untuk busway koridor III.

Rengga Damayanti-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data