Dua Mortir Sisa Perang Ditemukan di Bogor
Minggu, 10 April 2005 | 19:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Buruh bangunan menemukan dua mortir sisa zaman perang Belanda di Perumahan Pesona Alam, Desa Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (9/4) sore. Penemuan itu sempat membuat belasan buruh bangunan panik. Mereka berlarian karena takut mortir berkarat itu meledak.
Peristiwa itu dilaporkan ke Markas Kepolisian Sektor Cisarua. Untuk mengamankan lokasi, polisi meminta bantuan tim Gegana Kedung Halang, Bogor. Kepala Polsek Cisarua Ajun Komisaris Widodo mengatakan, dari ciri-cirinya, mortir itu diduga masih aktif. "Pada mortir itu masih tertera tulisan meskipun sudah berkarat," kata Widodo.
Mortir ditemukan Agus, 35 tahun, dan Hamdan, 17 tahu, saat mereka menggali tanah untuk fondasi. Setelah cangkulnya beradu dengan benda keras, Agus dan Hamdan menggali dengan tangan. Hamdan, yang mendapatkan mortir terlebih dulu, masih sempat memegang sambil memperhatikan benda itu. "Awas meledak," teriakan Agus itu membuat para buruh kaget dan berlarian.
Deffan Purnama





