Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pegawai KA Minta Kembali Jadi PNS
Kamis, 14 April 2005 | 06:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pegawai PT.Kereta Api Indonesia (persero) meminta agar dikembalikan lagi statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, kesejahteraan pegawai PT. KAI justeru lebih buruk sejak berubahnya status kepegawaian dari PNS Perusahaan Jawatan (Perjan) menjadi pegawai Perusahaan Umum (Perum) tahun 1992.

?Kalau kesejahteraan kami tidak lebih baik dari PNS, lebih baik kembali jadi PNS,?tegas Ketua Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) Iwan Setiawan. Ia menegaskan, sebelum tahun 1992 pegawai KAI (pegawai) berstatus PNS namun sejak adanya Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. 18/Kp.601/Phb-1992 tentang Pemberhentian sebagai PNS Perjan Kereta Api, pegawai KAI berubah menjadi pegawai perum.

?Berdasarkan perjanjian dahulu di depan notaris, kesejahteraan kami tidak akan lebih rendah dari PNS,?ujarnya menyesali mengapa serikat pekerja KAI baru terbentuk tahun 1999. ?Jadi dulu kami hanya pasrah,? ujarnya. Nyatanya, tutur Iwan, kesejahteraan pegawai tidak lebih baik. Ia mencontohkan dirinya yang sudah 33 tahun bekerja dan menempati golongan III D memiliki gaji pokok Rp 1.510.000.

Namun, dasar perhitungan uang pensiun bukan berdasar gaji pokok seperti layaknya PNS, tapi KAI memiliki perhitungan sendiri misalnya untuk dirinya Rp 1.100.000. ?Mereka buat rekayasa aturan sendiri. Bukti lainnya masa kami pegawai swasta tapi ada golongan-golongan,?tukasnya.

Badriah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pegawai negeri sipil/ PNS dengan pakaian korpri  pada  serah terima jabatan/ sertijab Kapolda Metro Jaya di Jakarta, Selasa, 8/05/2001. [KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010521]. Pegawai negeri sipil/ PNS dengan pakaian korpri  pada  serah terima jabatan/ sertijab Kapolda Metro Jaya di Jakarta, Selasa, 8/05/2001. [KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010521].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penyandang Cacat Gugat Walikota Surabaya
Kasus Calon PNS Ponorogo Mulai Diselidiki
Sebanyak 6.000 Posisi PNS di Depag Tidak Terisi
Keluar dari Klub Persita Firman Utina Urung Jadi Pegawai Negeri
Pengumuman PNS di Sumatera Utara Ditunda Lagi
DPRD Subang Minta Uang Pungli CPNS Depag Dikembalikan
Pemberkasan PNS Rawan "Main Belakang"
Gubernur Diperiksa, Gaji PNS di Banten Terlambat
Ada Pungli di Depag Subang, Berani Menteri Ambil Tindakan?
Rusia Kirim Bantuan dengan Pesawat Jenis IL-76
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data