Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Duh, Mati Saja Mahal Biayanya
Jum'at, 15 April 2005 | 17:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mengurus pemakaman ternyata tidak sesederhana yang diduga, terlebih bila berkaitan dengan pembiayaan. Ada banyak biaya yang harus dikeluarkan. Bagi keluarga yang masuk dalam golongan menengah ke atas, tentu sangat enteng. Mereka tidak perlu merasa kerepotan, bahkan bisa menambah budget lebih untuk upacara adat dan sebagainya. Atau bisa juga membeli sebongkah tanah untuk persiapan kematiannya.

Namun bagaimana dengan keluarga miskin? "Masya Allah." Sudah kehilangan anggota keluarganya, mereka masih harus memikirkan uang untuk biaya pemakaman. "Kamrin ibu teman saya meninggal, untuk memandikan jenazah saja bisa habis Rp 750.000," kata salah seorang warga Kebayoran Lama Selatan.

Pemda DKI sendiri kini juga telah mengatur masalah pemakaman ini. "Kalau di daerah kami ada sebutan, tanah makam wakaf, yaitu tanah warga yang sudah turun temurun dimiliki warga untuk keturunannya, dan diluar dari ketentuan Pemda, jadi tidak ada pajaknya, mbak," ungkap H. Abdul Malik, Lurah Kebayoran Lama Selatan.

Menurutnya dengan adanya peraturan baru yang membebankan keluarga miskin ini, dirinya mengusulkan agar ada kerjasama dengan dewan kelurahan dan iuran Rukun Warga (RW). "Jumlah kelurga miskin di daerah kami ada 169 orang saja, dan dananya biasanya dari RW," ungkap Abdul.

Inilah rincian biaya mati yang ada dalam peraturan daerah tentang pemakaman yang mulai berlaku hari ini:

- Pemulasaran jenazah dan ramuan Rp. 63.000,00
- Papan dinding Ari/Peti Jenazah Rp. 75.000,00
- Memandikan Jenazah Rp. 75.000,00
- Angkutan Kendaraan Jenazah Rp. 50.000,00
- Kain Kafan 14 Meter Rp. 127.000,00
- Gaji tutup lubang makam Rp. 150.000,00
- Retribusi tanah makam sesuai Perda No.3 Tahun 1999 (Blok AVI s/d AAZ) Rp. 100.000,00

TOTAL Biaya pemakaman = Rp. 640.000

Biaya pemakaman sebesar 640.000 hanya untuk mereka yang tergolong keluarga miskin atau pra sejahtera. Meskipun seseorang tersebut sudah masuk ke dalam kategori keluarga miskin, mereka tetap harus memenuhi syarat-syarat berikut, agar kematiannya bisa segera diurus oleh petugas pemakaman dari kantor pemakaman Pemda DKI Jakarta.

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang ibu pegawai Pemda DKI Jakarta membagikan stiker dan selebaran anti narkoba kepada pengendara mobil  dalam rangka kampanye anti-narkoba di Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20010701]. Seorang ibu pegawai Pemda DKI Jakarta membagikan stiker dan selebaran anti narkoba kepada pengendara mobil  dalam rangka kampanye anti-narkoba di Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20010701].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kepala SMP 232 Masih
Sore Ini Polda Metro Jaya Gelar Pasukan Pengamanan KTT AA
Gabungan Instansi Turun Pantau Kematian Ikan
DPRD Tangerang Panggil Pemkab dan Tigaraksa
170 Ribu Anak di Kota Bekasi Tak Sekolah
Dewan Dibikin Bingung Argumenasi Rumah Sakit
Pelajar Gunakan Clurit Buatan Sendiri Untuk Tawuran
Terkait Kasus Menolak Pasien: Walikota Panggi Direktur RSUD
Polisi sita 5 KG Ganja Kering di Depok
Satu Lagi, Tahanan Bojong Gede Tertangkap
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Situs Transjakarta-Busway
Departemen Sosial
Info Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data