Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Kepala Polri Mutasikan Beberapa Pejabat Polda Metro
Kamis, 28 April 2005 | 10:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Polisi Jedneral Da’i Bachtiar memutasi beberapa pejabat di lingkungan Polda Metro Jaya.

Dalam surat keputusan Kepala Polri SKEP /261/IV/2005 tanggal 26 April 2005, Komisaris Besar Irawan Dahlan yang sebelumnya Kepala Biro Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, dipromosi sebagai Kepala Kepolisian Kota Besar (Kapoltabes) Medan, Sumatera Utara.

Ia menggantikan Komisaris Besar Bagus Kurniawan yang menjadi Analis Utama Tingkat III Biro Analisis Badan Intelejen dan Keamanan (Baintelkanm) Mabes Polri.

Sementara itu, Komisaris Besar Mathius Salempang, yang menjabat Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, dimutasikan menjadi Perwira Menengah Polda Metro Jaya. Hal itu sebagai persiapan Salempang mengikuti pendidikan di Lemhanas.

Komisaris Besar Edmon Ilyas, yang sebelumnya menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, menjadi perwira menengah Polda Metro Jaya. “Dia dimutasikan karena akan mengikuti pendidikan Sespati. Yang akan menggantikannya adalah Kombes Syahrul Mamma," ungkap juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tjiptono, Rabu (27/4) malam.

Jabatan Direskrimum yang baru dipercayakan pada Komisaris Besar Suhardi Alius, yang sebelumnya menjabat Kepala Polres Jakarta Barat. Pengganti Suhardi diisi Komisaris Besar I Ketut Untung Yoga Ana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Polres Metro Tangerang.

Untuk mengganti posisi Ketut di Tangerang, Kepala Polri menarik Ajun Komisaris Besar Erizman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Polres Depok. Ajun Komisaris Besar Ratnawati Hadiwijaya, menggantikan Erizman. Raden Rachmadi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara/ pasukan anti huru hara/ PHH Kostrad berjaga-jaga saat protes badan eksekutif mahasiswa/ BEM se Indonesia di depan Istana Negara, Jakarta, 12 Maret 2001.  Foto: Bernard Chaniago/ TEMPO. Massa PDI pro Megawati Soekarnoputri duduk di depan deretan polisi anti huru hara/ PHH saat mimbar bebas di depan kantor PDI Jalan Diponegoro, Jakarta, 1996 [ Dok. TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/387/1996; 20010228].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perwira Polisi Bunuh Diri Setelah Menembak Rekannya
Polda Berantas Narkoba Sampai 22 Mei
Bawa Ganja, Mantan Deputi Investasi BPPN ditangkap
Korban Tabrak Kereta Itu Meregang Nyawa
Jalur Tol Jakarta-Cikampek Akan dibebaskan dari Kendaraan Umum
Diserempet Kereta, Seorang Lelaki Hilang Ingatan
Empat Mayat ditemukan Dalam Sehari
Tukang Gali Temukan Dua Mortir di Jatinegara
Polri Sambut Instruksi Perburuan Koruptor di Luar Negeri
Polisi Umumkan Penggrebekan Pabrik Ekstrasi Terbesar
> selengkapnya...


Referensi

Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya
PP RI No.3 Thn.2003 Tentang Pelaksanaan Teknis Institusional Peradilan Umum Bagi Anggota Kepolisian Republik Indonesia
PP RI No.2 Thn.2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Republik Indonesia
PP RI No.1 Thn.2003 Tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Republik Indonesia
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Situs Anti-Narkoba Polda Metro Jaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan
Karsa Unggul di Madura, Kaji di Tapal Kuda

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data