close

DKI Diminta Ikut Awasi Distribusi Minyak Subsidi

Senin, 02 Mei 2005 | 23:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pertamina meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ambil bagian dalam pengawasan distribusi minyak tanah bersubsidi. Minyak tanah untuk rumah tangga dan industri kecil, harus terjamin distribusinya. "Kami sudah diminta," kata Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta Budirama Natakusumah, Senin (2/5).

Rencananya, pemerintah DKI, Pertamina, dan polisi akan bergabung dalam satu tim untuk menjaga distribusi minyak mulai dari pangkalan, pengecer hingga penjual tetap dengan harga Rp 885 per liter. “Mekanisme pengawasan berupa jumlah stok yang diterima dari Depo Pertamina dan berapa stok yang disuplai ke masyarakat,” ujarnya.

Setiap hari, petugas lapangan yang berada di tiap pangkalan melaporkan kepada Biro Perekonomian. Biro Perekonomian akan melaporkan kepada Gubernur dan Pertamina. “Selama ini laporan itu untuk item minyak tanah, hanya harganya saja. Nanti beserta stoknya juga,” imbuhnya.


Jalur distribusi minyak yaitu depo, agen, pangkalan pengecer selama ini hanya diawasi Pertamina. “Konsep dan jalur masih dibicarakan agar bisa lebih fektif,”ujarnya.

Badriah-Tempo

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan