Warga Kemang Pratama Protes Soal Air dan Keamanan
Senin, 30 Mei 2005 | 19:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 30 warga kompleks perumahan elite Kemang Pratama, Rawa Lumbu, Kota Bekasi, berunjuk rasa ke pengembang perumahan PT Inti Cemerlang Agung di Kemang Pratama, hari ini (30/5).
Mereka memprotes kebijakan pengembang yang akan menaikkan uang keamanan per bulannya dari Rp 88 ribu menjadi Rp 103 ribu. Pungutan air bersih juga akan dinaikkan tapi belum dipastikan nilainya.
Warga akan menolak kenaikan itu bila kelemahan keamanan dan kebersihan air tidak diperbaiki lebih dulu. "Uang keamanan dan kebersihan akan naik, tapi bagaimana tanggung jawabnya dengan masih banyaknya pencurian?" kata Ketua RT 04, Sinta, dalam orasinya.
Dalam pertemuan dengan pengembang perumahan yang diwakili Mustar Sianipar dan Imam, warga mengeluhkan soal keamanan. "Aksi pencurian masih marak. Eh, sekarang mau naikkan uang lagi," kata Agus, warga lainnya.
Soal air bersih, mereka pun merasa dirugikan. "Kalau saya mencuci, pakaian putih berubah jadi kekuningan," kata Sinta.
Terhadap protes tersebut, perwakilan pengembang, Mustar, menyatakan agar warga segera membentuk kepengurusan rukun warga (RW) di Kemang II karena selama ini tidak ada kepengurusannya. "Pengurus RW diharapkan ada, sehingga jelas," ujar Mustar.
Namun, penjelasan pengembang dibantah warga. Pertemuan pun selesai tanpa ada pemecahan masalah.
Siswanto





