Sekolah Penerima Dana Hibah Tetap Pungut Biaya
Selasa, 12 Juli 2005 | 06:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 89 Jakarta Barat tetap akan menarik iuran sekolah dari siswa baru meski sudah mendapatkan hibah atau bantuan block grant dari pemerintah.
Bantuan untuk operasonal sekolah itu, menurut Kirwanto, Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 89, tidak cukup untuk kegiatan belajar lainnya. "Iuran itu untuk membiayai kegiatan ekstrakurikuler," kata Kirwanto kepada Tempo, Senin (11/7).
Dia menjelaskan, jenis kegiatan ekstrakurikuler itu di antaranya Pramuka. Dan, itu sudah disetujui Komite Sekolah. Besarnya iuran Rp 83 ribu per siswa.
"Kalau tidak disetujui tidak apa-apa. Artinya tidak ada kegiatan khusus untuk ekstrakurikuler," katanya.
Kirwanto menjelaskan, uang tersebut tidak dibebankan ke semua murid. Ada beberapa siswa yang tidak mampu. "Mereka yang tidak mampu tidak dipungut biaya apapun," ujarnya.
Oktamandjaya Wiguna - Tempo





