Ngedugem Bersama Kapolda Metro Jaya

Sabtu, 13 Agustus 2005 | 13:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani nge-dugem di diskotik Millenium, Jakarta. “Ini merupakan rangkaian pertama dalam kampanye Jakarta Bebas Narkoba, kami mengambil tema fun without drugs,"katanya di Jakarta, menjelang tengah malam.

Diskotik yang terletak di lantai lima Gajah Mada Plaza ini kemarin ramai oleh pengunjung. Maklumlah, selain dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya dan jajarannya, acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Surapriyatna, Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Harianto Badjuri, Ketua Yayasan Putri Indonesia Wardiman Djayanegara, Putri Indonesia Nadine Chandrawinata dan lain sebagainya

Menurut salah satu rekan yang beberapa kali pernah mengunjungi Millenium kondisi diskotik saat kampanye agak berbeda dengan hari biasanya. "Sekarang, mah, lumayan terang, deh, terus minumnya rata-rata juga soft drink en juice. Biasanya mah gelap, ada juga elo nabrak-nabrak,"katanya. Selama ini Millenium dikenal sebagai diskotik enak buat on.

Kapolda Firman Gadi menyadari bahwa kampanye bebas narkoba yang saat ini dia lakukan tidak bisa menjamin Jakarta bebas dari narkoba. Namun, menurutnya, kampanye ini merupakan langkah awal untuk membersihkan Jakarta dari narkoba. "Ini sesuai dengan perintah Kapolri untuk meniadakan narkoba dari Indonesia,"ucapnya.

Menurut rencana, kampanye Jakarta bebas dari narkoba akan dilakukan sampai enam bulan ke depan secara periodik. Pasca diskotik Millenium berikutnya akan diteruskan ke restoran DragonFly, Embassy, BlowFish, Athena, HaiLai, dan Crown. "Tidak mungkin mengubah culture Jakarta dalam sehari, jadi mesti berproses,"katanya.

Dalam masa sosialisi tersebut, menurut Kapolda, Polda Metro Jaya tetap melakukan pengawasan. "Setelah masa enam bulan kami akan lebih tegas,"katanya. Polda akan tetap melakukan sapu bersih (sweeping) di diskotik-diskotik. Apabila ada yang melanggar, maka diskotik tersebut akan diberikan police line untuk selanjutnya direkomendasikan ke Pemda untuk dicabut ijinnya.

Ketua Panitia Kampanye Jakarta Bebas Narkoba, Johan Silalahi menyatakan gerakan ini akan dilakukan secara terus menerus selama satu tahun. "Bersenang-senang tanpa drugs harus terus digerakkan,"katanya.

Putri Indonesia Nadine menyatakan keterlibatannya dalam kampanye tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moril sebagai generasi muda. Pada saat didaulat ke atas panggung, gadis berusia 21 tahun ini mengajak para pengunjung untuk menjauhi narkoba. "Kalau kita menggunakan narkoba sama saja kita menyakiti orang-orang yang kita cintai,"ujarnya.

Evy Flamboyan






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: