close

Polda Metrojaya Siap Tangkap 40 Preman Kakap

Sabtu, 13 Agustus 2005 | 15:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polda Metro Jaya tetapkan target operasi 40 orang preman kelas kakap dalam “Operasi Serutama 2005”. Selain itu Polda juga masih melakukan pengawasan terhadap beberapa orang lainnya. "Kalau sudah lengkap data-datanya kami akan lakukan penangkapan"ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Firman Gani di Jakarta.

Menurut Kapolda, preman kelas kakap tersebut adalah mereka ada di kantor-kantor dan memaksa meminta proyek atau orang yang menyewa orang untuk membunuh.

Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tjiptono sebelumnya mengatakan bahwa yang dimaksud dengan preman kelas kakap adalah preman yang menguasai lahan tertentu dan mengelolanya serta para penagih hutang (debt collector).

Kapolda mengelak berkomentar mengenai efektivitas operasi ini. "Baru satu hari, belum bisa ditentukanlah," katanya. Saat ini jajaran Polda Metro Jaya, sudah disebarkan di 140 titik di Jakarta.

Dalam operasinya, para polisi ada yang secara terang-terangan dan ada yang secara tertutup. Untuk yang terang-terangan, polisi yang menggunakan seragam menyebar ke bus-bus untuk melakukan rajia kepemilikan senjata tajam dan alat-alat yang diduga dapat dipergunakan untuk kejahatan serta memeriksa identitas kartu tanda penduduk.

Selain itu, para polisi juga terlihat berjaga di setiap perempatan lampu merah. Berdasarkan pantauan Sabtu dini hari (13/8), beberapa orang polisi patroli tampak berjaga-jaga di perempatan lampu merah Gajah Mada, Harmoni, Hotel Indonesia dan Kuningan.

Sedangkan untuk yang tertutup, polisi mengerahkan polisi intelejen di tempat-tempat yang dijadikan target operasi. Metode ini digunakan untuk operasi menangkap preman kelas kakap. Hasil rekapitulasi secara keseluruhan preman yang ditangkap dalam operasi ini, akan dilakukan setiap minggu. "Nanti kami ekspose,"
katanya.

Evy Flamboyan

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [1] :

  • Bunuh diri karena cinta

    Kenapa ada yg bunuh diri akibat di tinggal cinta?

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan