Belasan Kereta Listrik Mogok di Jalan

Kamis, 18 Agustus 2005 | 13:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Akibat padamnya listrik, belasan Kereta Rel Listrik (KRL) berhenti mendadak di tengah perjalanan. Setidaknya sepuluh kereta api lintasan Jakarta-Bogor dan empat di lintasan Jakarta–Bekasi terhenti.

Menurut Humas Daop I PT Kereta Api, Ahmad Sujadi, jumlah keseluruhan kereta yang terhenti di tengah perjalanan belum diketahui pasti. Ia mengaku kesulitan mengakses informasi ini karena komunikasi juga terputus. "Komunikasi cuma bisa mengandalkan pesawat radio," katanya.

Sebagian kereta yang terhenti dekat dengan stasiun, kata dia, sedang diupayakan untuk ditarik ke stasiun dengan lokomotif diesel. Sementara yang berhenti jauh dari stasiun, dipasang stop blok dan mengikat rem manual maupun rem darurat untuk pengamaan. "Takut menggelinding atau meluncur," ujarnya.

Diakui Sujadi, PT KAI tidak memiliki diesel pembangkit listrik dengan kapasitas besar sehingga hanya mengandalkan PLN. Yang dimiliki PT KAI hanya alat pemroses untuk mempercepat aliran listrik. Misalnya bila listrik di satu stasiun mati bisa ditarik listrik dari stasiun lain.

Dipastikan ribuan penumpang harus mengalihkan perjalanan mereka dengan angkutan lainnya. Di stasiun-stasiun saat ini terjadi penumpukan penumpang. Namun menurut Sujadi, kondisi masih lumayan karena listrik mati tidak di saat jam sibuk.

Namun menurut Sujadi yang lebih menghawatirkan matinya listrik tersebut juga mengganggu sistem persinyalan kereta api. Akibat matinya sistem persinyalan, pihaknya harus menggunakan sistem manual atau diengkol. Dengan sistem ini membutuhkan waktu lebih lama dan harus ekstra hati-hati. Akibatnya perjalanan kereta akan lebih lambat. Ramidi






Komentar Anda

Kirim