Kerugian PLN Akibat Kebakaran Rp 3-4 Miliar
Jum'at, 16 September 2005 | 10:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Gufron mengatakan, sampai pukul 10.30 WIB tim laboratorium forensik belum bisa masuk ke lokasi kebakaran gedung PLN Pusat. Alasannya, bara api di dalam gedung belum dinyatakan benar-benar padam oleh Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta.
Petugas pemadam yang jumlahnya sekitar 100 orang dengan 37 mobil pemadam, kini masih menyemprotkan air ke titik api di lantai tiga gedung itu. Sedangkan sumber api, dipastikan berasal dari koridor gedung I dan gedung II.
Api mulai menjalar sekitar pukul 06.20 WIB, sebelum karyawan datang. "Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kami," kata Gufron kepada Tempo di lokasi kebakan pagi ini.
Direktur Utama PLN Eddie Widiono menambahkan, tidak ada dokumen atau arsip penting yang rusak akibat kebakaran. "Kebetulan gedung yang terbakar ini tidak banyak menyimpan arsip," ujarnya sambil menambahkan kerugian sekitar Rp 3-4 milair.
Sampai berita ini dibuat, sejumlah karyawan masih bergerombol di belakang kantor PLN Jalan Sunan Ampel. Lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran lancar baik dari arah Mampang Prapatan menuju Blok M ataupun Jalan Trunojoyo sampang Markas Besar Polri. Begitu pula arus lalu lintas dari Jalan Sisingamangaraja ke arah Blok M, lancar. Yudha Setiawan-Tempo





