Baru Dilantik, Bos Busway Terancam Dicopot

Rabu, 21 September 2005 | 17:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jaya, Sutiyoso mengancam akan mencopot Kepala Badan Pengelola Busway Transjakarta yang baru dilantik hari ini, Bambang Gardjito jika terbukti terlibat dalam kasus pemalsuan tanda tangan Wakil Gubernur DKI Fauzi Bowo pengeluaran izin Taksi Primer. "Kalau terbukti melakukan, ya, dicopot saja. Gampang koq,"ujarnya seusai acara serah terima jabatan pejabat eselon II dan III Pemerintah Provinsi DKI, Rabu (21/9).

Kasus pemalsuan taksi primer saat ini masih dalam tahap penyelidikan Polda Metro Jaya. Bambang yang sebelumnya menjabat Kepala Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan DKI sudah diperiksa sebagai saksi. Namun Sutiyoso telah berkesimpulan Bambang tidak terbukti terlibat. "Tentu hal seperti itu, dugaan keterlibatan dalam suatu kasus, juga jadi penilaian,"ujarnya.

Kepala Pertimbangan Badan Pertimbangan Jabatan dan Perpangkatan. Ritola Tasmaya mengakui bahwa dalam pengangkatan pejabat DKI, Badan Pengawasan Daerah menilai keterlibatannya terhadap berbagai kasus. Menurut penilaian Bawasda, Bambang terbukti tidak bermasalah.
"Bambang malah diusulkan oleh Bawasda. Makanya kami pertimbangkan apalagi kalau sudah lolos dari Bawasda. Kalau tidak, mana mungkin diproses?"ujarnya.

Namun, tak terbuka kemungkinan jika Bambang terbukti bermaslah dalam pemalsuan tanda tangan Fauzi Bowo, Ritola berjanji akan mencopot Bambang Gardjito.

Bambang Gardjito sendiri enggan berkomentar tentang kasus Taksi Primer. "Saya tidak berhak menjawab,”ujarnya ketika dimintai tanggapan apakah pejabat yang terlibat kasus pantas dinaikkan.

Badriah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: