Potongan 10 Persen Rekening Listrik di Depok
Senin, 26 September 2005 | 12:49 WIB
TEMPO Interaktif, Depok: Manajer Arel Pelayanan Jaringan (APJ) PLN Depok, Hari Suhana menyatakan, bulan ini PLN Depok memberikan kompensasi berupa pemotongan pembayaran tagihan listrik atas terjadinya pemadaman listrik serentak pada 18 Agustus 2005 lalu akibat gangguan transmisi listrik Suralaya selama lebih dari delapan jam. "Kompensasi ini diberikan dengan cara langsung memotong 10 persen dari biaya beban rekening listrik pada bulan ini,"katanya, Senin (26/9).
Hadi menjelaskan, total pelanggan PLN Depok mencapai 385 ribu pelanggan. Sedangkan yang mendapat pemotongan tagihan listrik sebanyak 88.149 pelanggan yang terdiri dari 88.135 pelanggan rumah tangga, lima pelanggan industri dan sembilan pelanggan kategori lainnya seperti untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial. Sedangkan total kompensasi yang diberikan sejumlah Rp 255 juta. "Padahal saat pemadaman listrik terjadi kerugian kami (PLN Depok) mencapai Rp 500 juta,"ujar Hadi.
Dua pelanggan PLN Depok yang mendapatkan potongan tagihan terbesar ; Universitas Indonesia Rp 12,8 juta dari tagihan rata-rata perbulan sekitar Rp 500 juta dan PT Kereta Api Indonesia di Depok juga mendapatkan potongan sebesar Rp 8,7 juta untuk lima stasiun ; Pondok Cina, UI, Depok Baru, Depok Lama, dan Citayam.
Mengenai sejumlah pelanggan yang tidak mendapatan potongan tagihan, menurut Hadi, pemotongan tersebut juga didasarkan pada Deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan atau janji PLN kepada pelanggan ditiap-tiap unit. "Untuk saat ini yang mendapatkan pemotongan hanya pelanggan di unit PLN Depok Kota dan PLN Sawangan,"katanya.
PLN unit Cibinong, unit Cimanggis, dan unit Bojong Gede tidak melakukan pemotongan karena deklarasi untuk lama gangguan perpelanggan, masing-masing 33 jam perbulan, 14 jam perbulan, dan 20 jam perbulan.
Seorang pelanggan, Budi yang tinggal di Kecamatan Sukma Jaya dirinya mendapat kompensasi sebesar Rp 1.600 dari total tagihan sebesar Rp 450 ribu pada September. "Saya cuma pakai daya 900 watt. Dan di rekening ini ada tulisan DIS, mungkin itu diskonnya,"ujarnya. Parsi, warga Kampung Sida Mukti mendapatkan potongan sebesar Rp 1.800 dari total tagihan yang seharusnya dibayar Rp 80.800. Jadi saya bulan ini hanya membayar Rp 79 ribu," katanya.
Rini Kustiani





