Kendaraan TNI/Polri Disiapkan Hadapi Pemogokan Massal

Rabu, 28 September 2005 | 14:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah DKI Jakarta akan memobilisasi kendaraan milik pemerintah dan TNI/POLRI jika terjadi pemogokan besar-besaran sebagai protes atas rencana kenaikan harga bahan bakar minyak.

Menurut Gubernur DKI Sutiyoso, kendaraan-kendaraan itu akan dipinjam untuk melayani masyarakat yang terhambat akibat pemogokan. "Pasti terkumpul ratusan," katanya di sela acara penandatanganan kesepakatan antara Busway dan Telkom, di halte busway Monas, Rabu (28/9).

Sutiyoso menambahkan, keadaan krisis semacam sudah sering dihadapi. Dia menjamin bahwa pemerintah DKI sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Sutiyoso membenarkan, status Jakarta kini sudah menginjak siaga satu. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan para pejabat daerah.

Kendati begitu, Sutiyoso menyatakan sangsi akan terjadi pemogokan massal pada 29 September. Dia menyilakan demonstrasi dilakukan sepanjang tidak menjurus ke tindak anarkis. "Tidak ada gunanya," ia menegaskan.

Sebanyak 15 ribu orang diklaim akan mengikuti unjuk rasa menentang kenaikan harga bahan bakar, besok. Para pelaksananya juga mengklaim akan terjadi pemogokan massal untuk menambah tekanan kepada pemerintah agar membatalkan kenaikan itu. Harun Mahbub






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: