Tarif Bus Pengumpan Busway Pun Naik
Rabu, 05 Oktober 2005 | 03:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Bus pengumpan busway di beberapa komplek perumahan menaikkan tarifnya setelah kenaikan harga bahan bakar minyak. TransBSD, misalnya, mengubah tarifnya dari semula Rp 8.000 menjadi Rp 11.000 atau naik 35 persen.
Menurut Ikmal Jaya, direktur PT. Wifend, pengelola TransBSD, kenaikan tarif mulai berlaku Senin (3/10). Hal ini dilakukan karena harga BBM naik sampai 40 persen. "Kalau tarif tidak dinaikkan kami bisa rugi," katanya.
TransBSD melayani warga BSD City, dengan trayek BSD City-Bintaro-Ratu Plaza dan BSD-Bintaro-Mangga Dua
Bus pengumpan dari perumahan lainnya yang juga ikut menaikkan tarif adalah TransLippo Karawaci. Bus yang melayani rute Lippo-Grogol-Mal Puri Indah-Mal Taman Anggrek-Plaza Semanggi dan Blok M itu, menaikkan tarifnya dari semula Rp 10 ribu menjadi Rp 12 ribu.
Menurut Kepala Divisi Transportasi Lippo Karawaci, Ambari Karim, kenaikan sebesar 25 persen belum final. "Kenaikan ini semata-mata mengimbangi kenaikan BBM supaya kami tidak rugi," katanya.
Kenaikan yang sebenarnya, kata Ambari, harus memperhitungkan elemen seperti investasi dan lainnya. "Sehingga kenaikan akan lebih besar lagi," ujarnya. Amal Ihsan





