4 Warga Tangerang Diduga Disiksa Oknum TNI

Selasa, 15 November 2005 | 23:24 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Empat warga Jalan Saguling Raya, Perumnas II, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, "dicomot" dan disiksa sejumlah oknum TNI dari sebuah kesatuan di Cilandak, Jakarta Selatan.

Aksi tersebut berlangsung sejak Sabtu (12/11) pukul 23.40 WIB hingga Minggu (13/11) pukul 21.15 WIB. Akibat tindakan brutal oknum anggota TNI tersebut, empat warga menderita sejumlah luka memar di wajahnya.

Mereka yang jadi korban itu masing-masing, Rahmat Lasmono (27) seorang mahasiswa semester IX di Universitas Gunadarma, Jakarta; Mardiko (26) asisten dosen di Universitas Islam (UNIS) Syekh Yusuf Tangerang; Nano Setiono (45) dan putranya, Erik Fauzan (20).

Menurut kapolsek Curug, AKP Suyono, penganiyaan itu dilakukan oleh empat orang oknum TNI dari POM AL Cilandak, Jakarta. "Para korban dianiaya oleh Marinir yang berpakaian preman, “kata Suyuno. Empat korban yang kini masih dalam proses pemeriksaan dan pengobatan.
"Kami hanya menerima laporan, karena Oknumnya Marinir, kasus ini telah kami limpah ke POM AL Cilandak malam itu juga,"katanya.

Dugaan, aksi "pencomotan" tersebut merupakan buntut dari perselisihan antara Madi, warga Saguling Raya dengan Iman, seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandung, Jawa Barat yang merupakan anak dari Supriyanto, warga Jalan Gajah Mungkur.Keributan antar anak muda itu, terjadi sebulan yang lalu tepatnya tiga hari menjelang puasa. Keributan itu sendiri, sebenarnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Kepala Dinas Penerangan Korp Marinir FX Deddy Susanto yang dikonfirmasi Selasa (15/11) malam tak menemukan informasi penganiayaan oleh 7 anggota POM AL Cilandak. Pihaknya sempat meminta waktu untuk melakukan pengecekan. “Mungkin itu dari anggota lain, kami tidak menemukan informasi tersebut,”katanya. Ia juga memastikan sejauh ini belum memperoleh informasi pelimpahan kasus dari Polsek Curug, Tangerang.

Joniansyah dan Ramidi






Komentar Anda

Kirim