Sebelum Dipindah ke Surabaya Suud Minta Bertemu Ida

Rabu, 07 Desember 2005 | 12:46 WIB

TEMPO Interaktif, Depok:Terpidana pembunuh bos Asaba, Suud Rusli sekitar pukul 21.00 tadi malam dipindahkan dari Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis ke Lembaga Permasyarakatan Militer (Masmil) di Sidoharjo, Surabaya.

Menurut Kepala RTM Cimanggis Mayor Corps (CPM) Suparto, Suud dibawa oleh 12 personil yang dipimpin oleh Mayor Laut (PM) Mazali Lempo berdasarkan surat perintah dari oditur militer tertanggal 6 Desember 2005 yang ditandatangani Komandan Polisi Militer Angkatan Laut Brigadir Jenderal Soenarko.

"Kami baru diberitahu sekitar pukul 18.00 WIB oleh Odmil bahwa Suud akan dipindah," kata Suparto di kantornya, Rabu (7/12).

Saat dibawa Suud mengenak kaos lengan pendek berwarna putih dan celana pendek. Tangannya diborgol namun kepala tidak ditutup dan tidak menggunakan rantai seperti saat penangkapannya.

Suparto mengungkapkan, pemindahaan Suud ke Surabaya melegakan hatinya. Karena selama ini, sebagai tahanan Suudlah yang paling mendapat perhatian atau pengawasan khusus. "Tanggung jawab pengamanan masih sama, tapi saat ini beban kami sudah berkurang," ujarnya.

Saat akan dipindahkan Suud yang ditangkap di Subang, Jawa Barat pada 23 November 2005, sempat berpamitan dengan tahanan lain dan meminta maaf kepada penjaga yang bertugas. "Saya sempat berpesan kepada Suud agar dia baik-baik di tempat yang baru," ujar Suparto.

Sehari sebelum dipindahkan, Suud sempat bertanya tentang kemungkinan bertemu dengan Ida Nurhandayani. Kepada Suparto, dia mengaku amat rindu kepada istrinya itu.
“Supaya gak butek pikiran," ujar Suparto menirukan alasan Suud. Rini Kustiani






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: