Tangerang Minta Bantuan Pusat Perbaiki Jalan

Senin, 26 Desember 2005 | 21:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dinas Binamarga Kabupaten Tangerang kekurangan dana sekitar Rp 5,8 miliar untuk perbaikan ruas Jalan Raya Islamic-Legok. Jalan utama sepanjang 7 kilometer itu kini rusak parah.

Rampung tidaknya jalan tersebut pada 2006 bergantung pada kucuran bantuan pemerintah pusat melalui Departemen Pekerjaan Umum. "Kurangnya besar, kami menunggu Departemen Pekerjaan Umum," kata Hermansyah, Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Tangerang, Senin (26/12).

Hermansyah menyebutkan, biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 14 miliar. Pemerintah provinsi menjanjikan membantu Rp 4,2 miliar. Selain itu, pada anggaran daerah 2006 juga diusulkan sebesar Rp 4 miliar, sehingga terhimpun Rp 8,2 miliar. Jumlah ini tetap saja masih belum mencukupi. Kekurangannya sebesar Rp 5,8 miliar itu yang diajukan ke pemerintah pusat.

Ruas Jalan Raya Legok merupakan jalan penghubung antara kecamatan dan daerah perkotaan. Jalan ini bisa juga digunakan sebagai alternatif menuju Bogor dan Depok. Namun, kondisinya kini rusak berat dan mengganggu kelancaran lalu lintas ekenomi masyarakat.

Konstruksi jalan tersebut dibangun dengan beton, namun kualitasnya tak bisa bertahan lama karena volume kendaraan terutama truk angkutan pasir bebas melintas.
Ruas jalan banyak yang terputus oleh lubang dengan kedalaman 5-10 sentimeter dan lebar 1 meter.

Menurut Kepala Desa Bojong Nangka, Agus Salam, lalu lintas angkutan truk pasir berlangsung 24 jam.
Di ruas jalan itu, kata Agus, terdapat pos-pos pungutan dengan petugas berbaju seragam mirip karayawan pemerintah daerah.

Joniansyah-Tempo






Komentar Anda

Kirim