Polisi Kejar Perampok Penebar Ranjau Paku
Selasa, 27 Desember 2005 | 23:32 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang
Menurut Kepala Polsek Jatiuwung Ajun Komisaris Ade Ary,
ada rentetan kejadian yang kemungkinan berkaitan dengan aksi perampokan dengan modus penggembosan ban mobil yang dikemudikan korban. "Paku bekas jeruji payung yang dikikir ada kemiripan," kata Ade, Selasa (27/12).
Ade menjelaskan, berdasarkan keterangan Acong dan Rafei, sopir, Senin (26/12) siang itu mengambil uang dari kantor Bank Buana Indonesia Cabang Pembantu di Cimone. Saat melintas Jalan Gatot Subroto, mobilnya dipepet dua orang yang mengendarai sepeda motor. Mereka memberi tahu ban mobil belakang kempes.
Sopir Acong lantas minggir dan mengecek ban. Acong pun turun ikut memeriksa ban mobil yang sedang diganti. Tiba-tiba datang pengendara sepeda motor yang mengabarkan
tasnya dibawa kabur.
Dari identifikasi polisi, pelaku masih satu jaringan dengan tersangka Agus Jinun. Pria 37 tahun ini ditembak kakinya, karena kepergok memperdayai pengendara mobil dengan memasang paku di jalan. Tersangka lainnya Bambang Sudarto, warga Jalan Kebon Jeruk, Taman Sari, Jakarta Barat.
Agus Jinun tercatat 17 kali melakukan kejahatan dengan modus menebar paku di jalan. Agus dan komplotannya mengaku sasaran paling diincar adalah warga asing dan yang baru keluar dari bank.
Korban penggembosan ban adalah Tan Kim Seng warga Korea.
Pada 19 Desember 2005, mobil Honda Jazz yang melintas di Jalan Otista, Pasar Baru, bannya gembos karena terkena ranjau paku.
Pada 22 Desember 2005, kasus serupa menimpa Imam Guntoro, manajer perusahaan distributor minyak pelumas CV Swaputra Pratama. Mobil korban Toyota Starlet gembos di Jalan Beringin Raya Perumnas I Karawaci. Laptop dan uang
puluhan juta rupiah yang ditinggal mengecek ban, diserobot kawanan rampok.
Ayu Cipta-Tempo




Komentar Anda :