close

Ribuan Pedagang Pusat Grosir Cililitan Mogok Berdagang

Kamis, 12 Januari 2006 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ribuan pedagang pusat grosir Cililitan di Jl. Mayjen Sutoyo No. 76, Cililitan, Karamat Jati, Jakarta Timur, sejak Kamis pagi melakukan aksi mogok berdagang.

Mereka unjuk rasa terhadap pengelola pusat perbelanjaan yang baru berdiri dua tahun lalu itu. "Selama enam bulan pengelola tak pernah berpihak pada pedagang," kata Peter Silosanit, Ketua Perhimpunan Pedagang, saat menyampaikan orasi.

Pengelola juga dianggap tidak mampu mengatasi pungutan liar. Masalah lainnya, kata Peter, pengelola membatasi jam dagang dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Faktanya, pada pukul 21.00 pedagang sudah disuruh tutup.

Untuk keamanan dan kebersihan, dia menilai, pengelola juga tidak memperhatikan. Buktinya, belakang ini banyak kios yang dirampok dan lokasi kotor.

Sebanyak 96 petugas keamanan dibantu ratusan polisi dari Polsek Kramat Jati dan puluhan petugas Ketentraman dan Ketertiban dari Kelurahan Kramat Jati diturunkan untuk menjaga aksi ini.

Merasa tidak ditanggapi pengelola, beberapa pedagang merangsek ke lantai 6, tempat manajemen berkantor. Di sini, sempat terjadi saling pukul antara seorang pedagang dan seorang petugas keamanan. Aparat polisi mampu mencegah kekerasan lebih lanjut.

Situasi mulai mereda, setelah direksi PT Wahana Cipta Sejahtera, pengelola pusat grosir itu, berjanji menemui pedagang. Mendekati kerumunan massa, manajemen disambut suara riuh pedagang. Botol minuman kosong dan pakaian bekas pun melayang.

Aksi dorong-dorongan dengan keamanan pun terjadi.
Setelah suasana reda, General Manager Wahana Cipta, S. Bharoto, menyatakan akan mengakomodasi 17 tuntutan pedagang. Dia meminta pedagang kembali beraktivitas. "Kami akan mengadakan rapat dengan direksi dan perwakilan pedagang," ujarnya.

Pedagang yang unjuk rasa bubar. Namun, mereka tidak bersedia berdagang, sebelum keputusan direalisasikan. ANTON APRIANTO

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan