Almarhumah Yulia Gino Positif Flu Burung
Selasa, 21 Februari 2006 | 20:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Yulia Gino, 27 tahun, pasien RSPI Sulianti Saroso yang meninggal kemarin siang telah dinyatakan positif flu burung oleh laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan.
"Hasilnya baru keluar malam ini (pukul 20.25)," kata juru bicara Tim KLB Flu Burung RSPI Sulianti Saroso, A.M. Ilham Patu, saat dihubungi malam ini.
Hasil laboratorium menunjukkan uji serologi yang positif, berarti tubuh pasien terjangkit virus. Hasil laboratorium juga menunjukkan uji reaksi rantai polimer (polymerase chain reaction) yang positif, yang artinya tubuh Yulia memang terjangkit virus H5N1.
Yulia sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Bina Husada Cibinong, Bogor, dan meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat RSPI Sulianti Saroso pukul 12.30 siang, hanya setengah jam setelah tiba dari Rumah Sakit Sentra Medika, Cimanggis, Bogor.
Warga Kampung Nyencle, Kelurahan Cilangkap, Kota Depok itu dirujuk dalam kondisi yang sudah sangat buruk. “Saya sangat menyayangkan rumah sakit perujuk tidak melakukan langkah-langkah rujukan seperti biasa. Tidak ada konfirmasi, tiba-tiba saja masuk,” kata Ilham, hanya beberapa saat setelah Yulia meninggal.
Kondisi Yulia, berdasarkan data yang diperoleh Ilham dari Rumah Sakit Bina Husada, memang menunjukkan penurunan leukosit dari 6.200 miligram per desiliter pada 16 Februari menjadi 2.600 miligram per desiliter empat hari sesudahnya. Penurunan leukosit merupakan gejala khas pada penderita flu burung. Normalnya jumlah leukosit paling sedikit 5.000 miligram per desiliter.
Dengan pengumuman ini, Yulia adalah pasien ke-12 di rumah sakit itu yang positif terjangkit virus H5N1 penyebab flu burung. Dia juga adalah pasien ke-11 dari 27 orang yang meninggal di RSPI Sulianti Saroso, yang merupakan kasus flu burung positif. Sejak KLB flu burung, 132 pasien suspect telah dirawat RSPI Sulianti Saroso, termasuk Yulia.
ibnu rusydi





