Sutiyoso Jamin Darah untuk Warga Miskin Gratis
Selasa, 28 Maret 2006 | 12:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menjamin warga miskin gratis memperoleh darah di seluruh rumah sakit. "Untuk keluarga miskin tetap gratis, sebab Pemda dan DPRD sepakat ini disubsidi," ujarnya seusai pemaparan Ketua Palang Merah Indonesia DKI Jakarta Uga Wiranto di Balaikota hari ini.
Pemda akan memberikan subsidi Rp 6,2 miliar untuk keluarga miskin. Namun, mulai 1 April 2005 mendatang harga darah tetap dinaikkan. Untuk rumah sakit pemerintah dari Rp 41 ribu per kantong menjadi Rp 75 ribu per kantong. Sedangkan untuk rumah sakit swasta dari Rp 123 ribu menjadi Rp 200 ribu.
Sutiyoso mengatakan kenaikan harga darah itu tidak bisa dihindarkan. Sejak tahun 2000 lalu, harga darah di DKI Jakarta tidak naik, sedangkan komponen untuk proses pengolahan darah menjadi darah sehat sudah naik.
"Jadi kenaikan ini saya anggap wajar. Yang penting saya sudah putuskan untuk warga miskin darah tersebut tetap gratis karena sudah disubsidi. Saya sudah memerintahkan Dinas Kesehatan agar masalah keluarga miskin diperhatikan betul," katanya.
Menurut Sutiyoso, kebutuhan darah untuk warga Jakarta sangat tinggi. Ia mencontohkan untuk tahun 2005 lalu sudah disalurkan sekitar 263.552 kantong darah yang dilayani 314 rumah sakit swasta dan pemerintah.
andri setyawan





