Anggota DPR Temui Perwakilan Buruh
Senin, 01 Mei 2006 | 12:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 50 ribu mendatangi Gedung MPR/DPR sejak pukul 10 WIB. Para buruh menyampaikan penolakan revisi Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Para buruh membawa berbagai spanduk yang isinya memprotes ketidakpedulian pemerintah terhadap buruh. Mereka membentangkan spanduk itu di pagar gedung wakil rakyat itu.
Aksi ini menyebabkan Jalan Gatot Subroto menuju Slipi tak bisa dilewati. Polisi mengalihkan kendaraan sejak di Jembatan Semanggi, masuk ke arah Sudirman. Sedangkan lalu lintas dari arah Slipi menuju Cawang, tidak terganggu.
Beberapa anggota DPR dari balik pagar, menyaksikan aksi tersebut. Di antaranya, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahyo Kumolo dan Tamsil Linrung dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.
Sekitar 50 perwakilan buruh diterima Komisi IX DPR. Saat ini mereka menyampaikan aspirasinya.
Menurut Komandan Lapangan Brigadir Jenderal Bagus Ekodanto, ada 870 polisi yang disiagakan di sekitar lokasi. Petugas itu gabungan dari Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan Markas Besar Kepolisian.
“Sejak Sabtu sudah disiagakan di gedung ini,” katanya.
Polisi juga menyiapkan satu mobil meriam air untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kericuhan.
Hingga pukul 12.00, aksi buruh tidak ricuh. Mereka tetap bertahan, walau panas menyengat.
PRAMONO





