12 Ribu Polisi Amankan Demo Buruh
Rabu, 03 Mei 2006 | 11:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya mendatangi ribuan buruh yang berunjuk rasa di Gedung MPR/DPR, siang ini.
Dia mengatakan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa saat ini, 12 ribu personel aparat diturunkan. Mereka ditempatkan di titik-titik utama demonstrasi, mulai dari Gedung MPR/DPR sampai Istana Negara.
“Kami harapkan aksi ini berjalan dengan tertib,” katanya.
Mengacu pada peraturan, unjuk rasa diperbolehkan sampai pukul 18.00 WIB. Firman berharap para peserta bisa mengindahkan peraturan tersebut. Jika melampaui waktu itu, dilakukan negosiasi agar membubarkan diri.
Firman menegaskan, pengamanan dilakukan secara persuasif. Jika terjadi kerusuhan, prosedur pengamanan tetap dilakukan. Mulai dari penggunaan tameng, pentungan dan gas air mata, sampai senjata api.
Dia membantah jika ada instruksi tembak di tempat bagi para perusuh. “Dari dahulu tidak pernah ada tembak di tempat,” ujarnya.
Untuk pengamanan ini, kata Firman, tidak ada anggaran khusus yang diberikan Markas Besar Kepolisian RI. Biaya diambilkan dari pengamanan rutin yang telah dianggarkan.
Kapolda juga menegaskan tidak memobilisasi organisasi massa dalam pengamanan ini. Keamanan ditangani oleh kepolisian dari Mabes Polri dan Polda. Perkiraan jumlah buruh yang mengikuti demo sebanyak 50 ribu.
MUCHAMAD NAFI





