Kaburnya Gunawan, Enam Orang Diperiksa Polda
Jum'at, 05 Mei 2006 | 12:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Enam petugas keamanan Lembaga Pemasyarakatan Cipinang diperiksa oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan empat lagi dibawa ke Kepolisian Resor Jakarta Timur, siang ini.
Menurut petugas identifikasi Polres Jakarta Timur, Gunawan Santosa kabur dari LP Narkoba, Cipinang, Pukul 07.15 WIB. Gunawan ditahan di sel isolasi, penjara narkoba, Blok C 110 Lantai I.
Dia melarikan diri setelah melalui empat pintu dan dua pagar di bagian dalam. Sebagian besar gembok masih dalam keadaan terkunci dengan baik. Bahkan tidak ada kerusakan pada pintu.
Petugas Lembaga Pemasyarakatan baru mengetahui Gunawan kabur setelah petugas dapur yang bernama Untung melaporkan bahwa pagar utama sudah tidak memiliki gembok lagi. “Biasanya pagar ini selalu digembok,” kata Untung, seperti ditirukan polisi tadi.
Untung melapor ke penjaga Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan. Kemudian, petugas ini mengecek ke sel. Ternyata, pada sel yang dihuni Gunawan, terpidana mati ini sudah tidak ada.
Di Blok C tempat Gunawan mendekam, ada dua penjaga. Namanya, Hadi dan Haris. Namun, saat Gunawan melarikan diri, kata polisi tadi, keduanya sedang tidur di mushala.
Ukuran sel Gunawan 6X5 meter. Ruang isolasi ada 12 sel. Kebetulan, hanya Gunawan yang mengisi satu sel di antaranya itu.
Saat ini sudah ada enam petuga LP yang dibawa ke Polda Jaya: Haris, Hadi, Untung dan Hendrawan dan dua Kepala Unit Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan P.
Sedangkan yang dibawa ke Polres Jakarta Timur ada empat: Tomi, Ramdan, Rudiyoko dan Budianto. Mereka adalah petugas jaga yang shift siang hari ini.
EKO NOPIANSYAH





