Pembacokan Anggota Brimob

Kamis, 11 Mei 2006 | 16:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:JAKARTA- Brigadir dua polisi Syafrudin, 32 tahun dibacok kepalanya oleh beberapa pemuda yang tidak dikenal di kawasan prostitusi Boker Ciracas Jakarta Timur, Kamis (10/5) pukul 02.00 WIB.

Syafrudin yang sudah enam tahun bertugas di Brimob Resimen III Detasemen C Kelapa Dua Depok mengalami luka bacok dengan 30 jahitan di kepala. Dan tulang tengkorak belakang retak.

Kejadian itu bermula ketika korban bersama tiga orang temannya, juga anggota polisi minum-minuman keras di warung milik Asih di komplek prostitusi Boker. Tiba-tiba Syafrudin berselisih paham Udin, 20 tahun, anak pemilik warung.

Keduanya sempat saling melempar gelas. Lalu Syafrudin menampar Udin beberapa kali. Saat itu Udin tak berani melawan. Tapi dia mengadukan kejadian itu kepada teman-temannya.

Tak berapa lama, puluhan teman Udin mendatangi Syafrudin di warung Asih, dengan membawa senjata tajam. Korban dibacok kepalanya beberapa kali.

Gidion, teman Syafrudin berusaha melerai, tapi tak berhasil. Setelah para pelaku meninggalkan tempat itu, Syafrudin dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo. Pada pukul 07.00 WIB, dia dirujuk ke RS Kramat Jati.

Gidion, yang juga anggota Brimob mengadukan kejadian itu kepada teman-temannya. Lalu mereka membalas dengan membakar beberapa warung tenda milik orang tua Udin di komplek Boker. "Pelakunya masih dicari,” kata Kepala Polsek Metro Ciracas Ajun Komisaris Iskandar.

Ditemui di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, kondisi korban masih kritis dan hingga saat ini belum sadarkan diri. Dia terbaring lemah di ruang Divia Cita. Istrinya yang sedang hamil tiga bulan tampak menemani.


ARI EKO WIBOWO






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: