|
Penderita Tuberculosis Masih Tinggi
Rabu, 17 Mei 2006 | 11:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru bicara Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Any Reputrawati, mengatakan penderita tuberculosis (TBC) di Indonesia masih tinggi. Di Rumah Sakit Persahabatan sendiri setiap harinya menerima pasien tuberculosis sebanyak lima orang.
"Pasien lama yang harus mengambil obat setiap harinya berjumlah sepuluh orang," ujarnya kepada Tempo di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta Timur, hari ini. Dia melanjutkan, program pemberian obat gratis terhadap penderita TBC yang dicanangkan pada 23 Maret lalu, hingga saat ini masih dilakukan di RS Persahabatan. "Sebenarnya itu program lama dari dinas kesehatan DKI Jakarta, namun baru dilaksanakan pada 23 Maret lalu," katanya.
Untuk mengurangi penderita TBC, pihak RS Persahabatan membentuk tim directly observ treatment (DOT) yagn bertugas mengawasi pasien TBC yang melakukan pengobatan di RS Persahabatan untuk mengkonsumsi obat yang diberikan secara gratis tersebut pada pasien. Selain dari rumah sakit, ditunjuk pula seseorang dari keluarga pasien yang ditugaskan untuk mengingatkan pasien agar obat tersebut diminum secara teratur.
"Selain itu, setiap dua minggu sekali seluruh pasien beserta keluarganya dipertemukan untuk diberikan penyuluhan," lanjut Any.
Hal tersebut dilakukan, jelas Any, karena tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan pengobatan secara teratur terhadap penyakit penyebab kematian nomor tiga di Indonesia ini masih rendah. "Padahal apabila pasien mengkonsumsi obat secara teratur dalam jangka waktu enam bulan penyakit ini dapat disembuhkan," tegasnya. eko nopiansyah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|