Pasien Demam Berdarah Meninggal

Jum'at, 19 Mei 2006 | 12:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang pasien demam berdarah, Umi Farida, 21 tahun, warga Jalan Kayu Manis VIII Nomor 55, Matraman, Jakarta Timur, meninggal kemarin di Rumah Sakit Budi Asih. Dalam bulan ini, sudah dua pasien demam berdarah yang meninggal di rumah sakit itu.

Menurut Kepala Seksi rawat inap RS Budi Asih Hamunangan Sirait, pasien meninggal karena telah mengalami dengue shock sindrom selama beberapa hari. Kondisi pasien sudah sangat parah, yaitu telah memasuki stadium ketiga.

“Pembuluh darah pasien pecah dan mengalami pendarahan yang hebat,” katanya siang ini.

Dia menambahkan, pasien saat masuk sudah terlambat, karena kondisinya sangat parah dan langsung dirawat di ruang perawatan intensif. “Kami telah berusaha melakukan tindakan sesuai standar. Namun, nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.”

Saat ini jumlah pasien demam berdarah di RS Budi Asih mengalami penurunan. Awal pekan lalu jumlahnya 76 orang, berkurang menjadi 54 orang: pasien anak 19 orang dan dewasa 35 orang.

Di Rumah Sakit Umum Persahabatan, jumlah pasien juga penurunan, menjadi 60 orang dibandingkan akhir pekan lalu yang 82 orang. Selama bulan ini tidak ada pasien yang meninggal di RSU Persahabatan.


EKO ARI WIBOWO






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: