Tiga Hari Ada Tiga Korban Busway

Rabu, 24 Mei 2006 | 09:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tiga hari berturut-turut bus khusus milik Transjakarta, yang biasa disebut busway, menabrak. Dari pengendara motor hingga sepeda.

Minggu siang, busway jurusan Blok M-Kota menabrak pengendara sepeda yang memotong jalurnya di daerah Bendungan Hilir. Korban tewas.

Sehari kemudian, Karmini, 42 tahun, meregang nyawa saat ojek yang ditumpanginya jatuh di jalur busway jurusan Pulo Gadung-Harmoni dan langsung menabrak. Pengendara ojeknya luka berat di bagian kepala.

Kemarin pagi, giliran busway rute Harmoni-Kalideres menghajar Budi Hasan, 48 tahun, pengendara motor di simpang empat Rumah Sakit Tarakan. Korban meninggal dunia.

Warga Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat ini sedang melintas dari arah Tomang, hendak belok kanan menuju Cideng. Sedangkan busway dari Harmoni.

Menurut saksi mata Budi, 30 tahun, kedua kendaraan berjalan dengan kecepatan tinggi. "Keduanya berbenturan dengan posisi saling berhadapan."

Korban terseret lima meter. Saat helm dibuka, darah mengucur deras dari kepalanya bagian kanan.

Seorang polisi di lokasi kejadian menduga penyebab kecelakaan akibat lampu merah yang tak berfungsi pada pukul 06.00-10.00 WIB. Saat itu hanya sampai lampu kuning dan berkedip sebagai tanda hati-hati. "Pengguna jalan tidak perlu berhenti."

Defiandi, 28 tahun, sopir busway mengatakan baru menyadari kecelakaan saat korban sudah ada di kolong kendaraannya. "Saya sempat mengerem beberapa kali," ujar mantan sopir Mayasari Bakti yang baru sebulan jadi sopir busway ini.


TITIS SETYANINGTYAS

TOPIK






Komentar Anda

Kirim