Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Omzet Pasar Pondok Gede Menurun
Senin, 05 Juni 2006 | 12:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pedagang pasar tradisional Pondok Gede Bekasi mengeluhkan menurunnya omzet hingga 50 persen. Hal itu disebabkan karena puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi mendirikan tenda dan menginap di depan pasar.

“Sejak ada tenda Satpol PP, pasar jadi sepi,” kata seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya. Selain ditempati petugas Satpol PP, tenda yang sudah dua hari dipasang juga ditempati puluhan anggota Tentara Nasional Indonesia dan petugas kepolisian Bekasi.

Menurut dia, banyaknya petugas di pasar membuat pembeli enggan masuk ke dalam pasar. Akibatnya pendapatan pedagang menurun. “Sebelum ada tenda itu, sehari saya bisa dapat uang Rp 500 ribu, sekarang hanya Rp 100-200 ribu,” kata seorang pedagang kelontong yang juga enggan disebutkan identitasnya.

Pedagang menginginkan satpol PP dan aparat lain segera meninggalkan pasar. Menurut dia kehadiran mereka membuat kawasan pasar menjadi tidak aman. Lagi pula izin berdagang di Pondok Gede tidak ada masalah. Secara hukum, jatuh tempo sewa kios masih tersisa sembilan tahun lagi.

Kepala Bidang Penegakan dan Penindakan Pemerintah Kota Bekasi Rustandi mengatakan pihaknya menempatkan 60 aparat satuan pamong praja untuk berjaga di Pasar Tradisional Pondok Gede. “Kami hanya menjaga, tidak akan ada penggusuran," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi berencana merevitalitasi pasar tersebut. Namun rencana tersebut ditolak ratusan pedagang di sana. Alasanya mereka mereka ingin tetap berdagang di sana sampai masa berlaku sewa kios berakhir.

Rudy Prasetyo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Massa Buruh Terkurung di Markas Polisi
Selebaran Palu Arit Beredar
Delapan Buruh Jadi Tersangka
Pagar DPR Jebol
Polisi Bentrok dengan Buruh
Pengunjuk Rasa Menyemut
Pagar Pembatas Jalan Tol Gatot Subroto Jebol
DPR Dukung Buruh
12 Ribu Polisi Amankan Demo Buruh
Sebagian Pabrik di Bekasi Tidak Beroperasi
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk78416 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< June,2006>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data