Mayat Perempuan Ditemukan di Selokan
Sabtu, 17 Juni 2006 | 14:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan warga di sebuah selokan air, Jalan Teluk Gong Raya, RT 10 RW 07, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada pukul 09.30 WIB tadi.
Selokan yang lebarnya hanya sekitar satu meter, itu persis di depan deretan toko obat seberang pasar Teluk Gong, Jakarta Utara.
Berdasarkan keterangan warga yang pertama kali menemukan mayat, Supardi, 39 tahun, kondisi mayat wanita tersebut sudah dalam keadaan parah. Rambutnya sudah rontok dan wajahnya rusak.
"Tubuhnya pun sudah gemuk akibat kemasukan air barangkali," tambahnya.
Menurut Supardi, penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan para pemilik toko obat, salah satunya, Apeng, yang dalam satu pekan terakhir ini mencium bau bangkai dari dalam selokan di depan tokonya. Kemudian, lanjut dia, dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu, diperintahkan memeriksa selokan air.
"Curiga pertama sih bangkai tikus, tapi ketika saya bongkar papan penutup selokan terlihat ada tangan manusia. Saya langsung lapor Pak RT," kata Supardi.
Setelah itu, sambung Supardi, warga langsung melaporkan penemuan mayat ini ke kepolisian. Bersama polisi, warga membongkar papan penutup selokan satu-persatu dan memastikan memang ada mayat seorang perempuan berumur sekitar 20 tahunan tergeletak dalam keadaan miring.
Evakuasi korban pun dilakukan setelah mobil ambulance datang, 30 menit setelah mayat ditemukan. Akhirnya pada pukul 11.00 WIB, wanita yang diduga korban penganiayaan tersebut dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo.
Sementara itu, salah seorang pemilik toko, Apeng, enggan memberikan komentar, "saya lagi sibuk."
SANDY INDRA PRATAMA





