Seorang Ibu Mencuri Untuk Biaya Sekolah Anaknya
Sabtu, 15 Juli 2006 | 22:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Siti Asih, seorang ibu berusia 35 tahun ditangkap saat mencuri di swalayan Ramayana Cijantung, Jakarta Timur, hari ini, pukul 10.00 pagi. Dia nyaris membawa kabur 20 buah facial dan 5 farfum senilai Rp 350 ribu.
Ateng Kuslani, satpam di swalayan itu mengaku curiga ketika melihat tindak-tanduk Siti mencurigakan, apalagi perutnya yang mengelembung tampak aneh. "Saat diperiksa, isi perutnya parfum," kata Ateng.
“Saya terpaksa melakukannya. Saya butuh duit untuk biaya anak yang sekarang kelas dua SMP," kata Siti kepada Tempo yang ditemui di Polsek Pasar Rebo hari ini.
Siti mengatakan Ahmad – suaminya- bekerja sebagai buruh meubel. Penghasilannya tak cukup menutupi kebutuhan keluarga. Siti membantu dengan bekerja sebagai pengasuh anak. Gajinya sebesar Rp. 200 ribu per bulan.
Uang tersebut tak cukup untuk biaya hidup, sekolah, dan bayar kontrakan Rp 200 ribu per bulan. “Kadang suami saya tidak ngasih uang,” katanya. Barang curian itu, kata dia, rencananya akan dijual ke warung di sekitar tempat tinggalnya di Cililitan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Ibu tiga anak ini mengaku terinspirasi mencuri di supermaket setelah melihat tayangan kriminal di Televisi. Namun akibat perbuatannya, dia diganjar pasal 363 Undang-undang KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
RUDY PRASETYO





