Warga Minta Cognis Sediakan Air Bersih

Rabu, 30 Agustus 2006 | 18:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sekitar 20 kepala keluarga di Gang Anggrek, Kampung Cisalak, Cimanggis Depok, meminta PT Cognis Indonesia menyediakan air bersih yang bisa dikonsumsi. Limbah Perusahaan itu diduga telah mencemari air tanah warga.

Marzuki, salah seorang warga, mengatakan sejak tahun 1985 air tanah di kawasan itu sudah terasa tak enak, berbau, dan berwarna hitam saat direbus. “Ini kan sudah tidak wajar, ada pencemaran,” katanya dalam pertemuan dengan Cognis di Cisalak hari ini.

Pihak Cognis membantah tuduhan itu. Perusahaan yang berada di bawah naungan Jerman itu merasa sudah ketat mengelola limbahnya. Heru Jatmiko, HRD perusahaan itu, mengatakan semua prosedur sudah dijalankan.

Heru mengatakan pemeriksaan limbah dilakukan satu bulan sekali oleh laboratorium lingkungan hidup internal. Tiga bulan sekali mereka memeriksakan sampel limbah di laboratorium independen yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan dan Lingkungan Hidup.

Proses pembuangan limbah ke sungai, kata Heru, sudah melalui proses yang cukup panjang termasuk penyeimbangan kandungan asam dari limbah produk pembersih seperti sabun, deterjen, dan pasta gigi itu. Selain itu, sebelum limbah ini dibuang ke Kali Baru, sudah diperiksa kembali oleh tim dari laboratorium internal.

Menurut Heru, kemungkinan besar pencemaran disebabkan bengkel warga yang membuang limbah sembarangan. Selain itu pendirian MCK (mandi cuci kakus) dan pembuangan limbah rumah tangga juga dianggap tak memenuhi syarat.

ENDANG PURWANTI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: