Sweeping Warung Remang-remang
Jum'at, 08 September 2006 | 23:40 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor: Puluhan massa dari Gerakan Umat Tolak Bala, Parung, hari ini kembali melakukan aksi penyisiran terhadap warung remang-remang di daerah Kemang dan sekitarnya, dengan dalih menjelang Ramadhan.
Aksi ini merupakan kelanjutan aksi sehari sebelumnya yang berakhir rusuh. Kemarin, sedikitnya 4 tempat yang diduga dijadikan transaksi seks kembali dirusak.
Puluhan massa bergerak sekitar pukul 10.00 wib. Mereka mendatangi dua tempat yang diduga sering digunakan maksiat. Kaca rumah dipecahkan, pintu didobrak.
Tidak ada korban luka, karena ternyata pemilik dan penghuningya sudah kabur. Ketika polisi dan Satpol PP datang, massa membubarkan diri.
Selama penyisiran, nyaris terjadi salah sasaran. Pertama, ketika mereka mendatangi sebuah tempat yang diduga sebagai kontrakan para pelacur, ternyata hanya kontrakan biasa,
"Ini tempat jablay (janda kurang dibelai). Bakar, bakar," teriak massa.
Saat itulah seorang ibu yang sedang memandikan anaknya berlari menghadang massa sambil berteriak, itu kontrakan miliknya. Penghuninya adalah sebuah keluarga yang kebetulan sedang pulang kampung.
Kejadian berikutnya, ketika massa sedang berjalan di daerah Pondok Udik. Tiba-tiba, mereka melihat ada tiga gadis yang diduga wanita penghibur dan langsung mengejarnya.
Dua gadis berhasil kabur, seorang lagi terjebak di pojok kios rokok. Sambil berjongkok ketakutan, gadis ini minta
tolong. Polisi langsung melindungi. Setelah massa menjauh, barulah si gadis berani keluar.
DEFFAN PURNAMA




Komentar Anda :