Keluarga Peringati Tragedi Tanjung Priok
Selasa, 12 September 2006 | 14:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sekitar 40 orang korban dan keluarga korban tragedi Tanjung Priok yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Tanjung Priok memperingati peristiwa 22 tahun lalu itu. Mereka mendatangi kantor Polres Jakarta Utara hari ini.
Puluhan orang itu melakukan orasi dan tabur bunga di halaman Polres Jakarta Utara. Menurut mereka, di tempat itu terjadi pembantaian para aktivis pada tahun 1984. Salah seorang orator adalah Beni Biki, adik kandung Amir Biki, yang tewas dalam peristiwa yang terjadi tanggal 12 September 1984 itu.
Beni menilai gagalnya pemerintah mengungkap kasus Tanjung Priok lantaran tak punya itikad baik. Dia kecewa karena tidak ada seorang pun terdakwa yang dianggap bersalah dalam persidangan kasus Tanjung Priok.
Menurut Beni, persidangan dan semua proses hukum atas semua tragedi Tanjung Priok dinilai berbau rekayasa. "Kami peringati ini untuk mengingatkan masyarakat bahwa tragedi Tanjung Priok ada dan tidak pernah selesai," katanya.
Mereka juga sempat menambur bunga di Tempat Pemakaman Umum Semper. Di sini delapan orang korban Tanjung Priok dikebumikan. Setelah berorasi di kantor polisi mereka bergerak ke kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan.
SANDY INDRA PRATAMA





