Pelebaran Jalan di Jakarta Timur Berhenti

Kamis, 14 September 2006 | 10:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wali kota Jakarta Timur Koesnan Abdul Halim menegaskan, selama ada pembangunan proyek jalur bus khusus atau busway yang masuk dalam wilayahnya, tidak akan ada pelebaran jalan.

Hal ini ditegaskannya di kantor Kelurahan Rawa Bunga, Jakarta Timur kepada Tempo pagi ini. “Pelebaran jalan itu tidak ada.”

Menurut dia, dalam proyek busway, para ahli dari proyek tersebut sudah melakukan pengukuran dan perhitungan seefisien mungkin untuk mengatasi kemacetan lalu lintas, termasuk dalam hal pengukuran lebar jalan untuk jalur busway. “Jadi semuanya sudah diperhitungkan,” ujarnya.

Mengenai kemacetan yang timbul akibat proyek itu, Koesnan mengatakan itu hal biasa demi sebuah proyek yang ditujukan demi kepentingan rakyat banyak. “Tunggulah saat proyek itu selesai, kemacetan dapat teratasi,” katanya.

Terkait pedagang kaki lima di sisi kiri jalan yang mengakibatkan sepanjang jalur menjadi padat merayap, para pedagang harus di tempat yang telah disediakan di pasar-pasar. “Kami pernah bicarakan dengan pedagang kaki lima untuk pindah ke pasar, namun mereka tidak bersedia,” tuturnya.

ZAKY ALMUBAROK

TOPIK






Komentar Anda

Kirim