Depok Tertibkan Gelandangan Pengemis
Jum'at, 15 September 2006 | 13:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok akan menertibkan gelandangan dan pengemis menjelang Idul Fitri. Yoyo Zakaria, Kepala Seksi Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok mengatakan menjelang hari raya itu jumlah gelandangan akan meningkat hingga 20 persen.
Sebelum penertiban, kata Yoyo, mereka akan memberikan penyuluhan kepada para gelandangan dan pengemis yang biasanya mangkal di terminal, stasiun kereta api, dan pasar-pasar. “Kita mulai dari sekarang,” katanya kepada Tempo di ruang kerjanya hari ini.
Dua pekan menjelang lebaran, penyuluhan akan diintensifkan karena pada saat itu arus masuk gelandangan dan pengemis meningkat. “Setelah itu baru ditertibkan. Kita tidak bisa memaksa, menangkap, dan langsung memasukan mereka ke panti seperti penertiban PSK," ujar Yoyo.
Yoyo melanjutkan jika gepeng sudah diberi penyuluhan, dengan kesedarannya sendiri, gepeng diharapkan dapat kembali ke kampung halamannya. Mereka umumnya berasal dari Cirebon dan Indramayu.
ENDANG PURWANTI





