Pemudik di Tol Cikampek Diperkirakan Meningkat 115 Persen

Selasa, 17 Oktober 2006 | 16:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Jasa Marga memprediksi puncak lalu lintas arus mudik akan terjadi pada Sabtu (21/10) atau H-3 sampai Minggu (22/10) atau H-2. "Yang akan transaksi di gerbang Cikampek, diprediksi akan naik 115 persen," kata Kepala PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek, Robert Sitorus.

Robert mengemukakan peningkatan akan mulai terlihat mencolok pada empat hari menjelang lebaran atau H-4 nanti. Tetapi, pemudik diharapkan tidak khawatir akan terjadi kesemrawutan. Sebab, pihaknya telah mempersiapkan beberapa pola penanganan bila jumlah kendaraan luar biasa banyaknya.

Skenario utama pengaturan lalu lintas mudik adalah gerbang tol Cikampek yang selama ini beroperasi untuk jalur ke Jawa dan jalur ke Jakarta, rencananya akan diubah khusus satu arah (ke Jawa) mulai 20 Oktober sampai 25 Oktober (H-4 sampai H2). Kendaraan golongan I, seperti sedan, minibus dan sejenisnya, untuk menuju Pantura, diarahkan melalui gerbang tol Cikampek. Kendaraan golongan II, seperti bus antarkota antar provinsi, bus antarkota dalam provinsi, truk dan angkutan penumpang umum, diarahkan melalui gerbang tol Kalihurip Utara (keluar di Dawuan).

Kemudian, semua jenis kendaraan yang melalui jalur selatan (menuju Bandung, Cirebon, Tasikmalaya) atau sebaliknya melalui ruas tol Cipularang, berbelok di kilometer 66 jalan tol Jakarta Cikampek.

Siswanto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: